Lompat ke isi utama

Berita

Cerita Pengawasan Tak Pernah Selesai (4)

Uji petik

Bawaslu Magetan saat di rumah warga 

Uji Petik Dikira Minta Sumbangan

Bawaslu Magetan - “Enten nopo mbah wo, jaluk sumbangan to (ada apa pak Kamituwo, apa mau minta sumbangan) to,” kata salah satu warga yang kami datangi.

Waktu itu, Kamis (08/10/2026), Bawaslu Magetan melakukan uji petik data pemilih dengan mengambil sampling pemilih di Desa Mategal Kecamatan Parang Magetan.

Anggota Bawaslu Magetan, M. Ramzi bersama staf Yuda Wahana dan Putri Maharani Astuti, dengan didampingi perangkat desa (Kamituwo) setempat, datang ke rumah warga secara acak.

“Kami memang bawa map waktu itu, mungkin karena map itu, dikira kami mau minta sumbangan, akhirnya kami jelaskan tujuan kedatangan kami, dan bisa menerima,” kata Ramzi bercerita.

Diketahui, Bawaslu Magetan juga melakukan uji petik pemilih dengan sistem dua arah. Ini dilakukan untuk melihat validitas data pemilih, dan juga sebagai pemetaan kerawanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

“Dua arah itu maksudnya, pertama ada data pemilih yang ditetapkan KPU, lalu kita uji validitasnya di lapangan, kedua kita secara acak mencari data pemilih lalu kita sinkronkan apakah masuk data pemilih atau belum,” ujar Ramzi

Humas Bawaslu Magetan