Berbincang Money Politic Bersama SMAN 1 Magetan
|
Bawaslu Magetan - “Bagaimana mencegah money politic khususnya di lingkungan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, yang secara ekonomi memang membutuhkan,” tanya Marisa, siswi SMAN 1 Magetan, saat acara sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih Pemula, di Aula SMAN 1 Magetan, Jumat (13/02/2026),
Anggota Bawaslu Magetan, M. Ramzi, menyampaikan bahwa soal money politic, harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak, tidak hanya Bawaslu dan jajarannya. “Kita mulai dari kita sendiri untuk menolak money politic, memilih sesuai hati nurani dan keyakinan kita, berani melapor ketika ada dugaan pelanggaran termasuk money politic,” katanya.
Diskusi soal money berlangsung hangat. Misalnya Anggita, yang menanyakan bagaimana kalau bagi-bagi sembako ada stiker atau gambar salah satu calon.
Begitu juga dengan Najwa, yang menanyakan bagaimana kalau ada dugaan pelanggaran bisa melapor ke Bawaslu, dan identitas pelapor dirahasiakan.
Ramzi menjelaskan, bahwa Bawaslu Magetan mempunyai mekanisme penanganan pelanggaran. Kalau memang memenuhi unsur pelanggaran, katanya, Bawaslu pasti akan memberikan sanksi yang sesuai.
“Dan Bawaslu, termasuk Bawaslu Magetan, harus menindaklanjuti laporan yang masuk, kalau tidak ditindaklanjuti maka Bawaslu bisa disanksi,” terang Ramzi.
“Siswa siswi SMAN 1 Magetan ini cukup aktif memang, membahas money politic seperti sangat detil sekali, ini cukup baik, saya yakin demokrasi dan Pemilu kita yang akan datang bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Penulis : Doni Riyanto
Foto : Putri Maharani
Editor : M.Ramzi