Anggaran Terbatas, Bawaslu Lewati Tantangan Pengawasan PDPB
|
Bawaslu Magetan - Tahun 2025 disebut tahun penuh tantangan dalam pengawasan. Tantangan keterbatasan anggaran dan akses data pemilih.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, saat menyampaikan sambutan secara daring dalam acara rapat koordinasi nasional evaluasi pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan hubungan kerjasama antar lembaga Tahun 2025, di Jakarta, 19 Desember 2025.
“Dalam pengawasan PDPB misalnya, kita menghadapi tantangan diantaranya keterbatasan akses data hingga keterbatasan anggaran, tapi itu kita bisa lewati bersama, ini harus kita apresiasi,” kata Teh Loly, panggilan akrab Lolly Suhenty.
Pengawasan PDPB 2025 telah dilalui dengan baik. Adanya imbauan dan Saran Perbaikan oleh Bawaslu jajaran ditindaklanjuti dengan baik.
“Rekapitulasi PDPB baik tingkat kabupaten kota, yang dilakukan setiap tiga bulan sekali, pleno rekapitulasi tingkat provinsi dan RI, yang dilakukan setiap satu semester sudah dilalui dengan baik,” ungkapnya disambut tanda tangan peserta.
“Data yang jujur itu lebih baik meskipun sedikit. Data yang sedikit jauh lebih baik asalkan data itu benar,” tegasnya
Menurut Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu RI tersebut, Tahun 2026 yang masih dibarengi dengan efisiensi anggaran ini, tentu mempunyai tantangan yang lebih berat . Akan tetapi Bawaslu tetap harus bekerja melakukan pengawasan.
Humas Bawaslu Magetan